Organela Sel Hewan dan Tumbuhan

Struktur Sel Hewan

Organel sel Hewan dan Fungsinya:

  1. Membran Plasma

Tersusun atas lemak (lipid) dan protein (lipoprotein). Fungsinya yaitu: melindungi sel, mengatur keluar masuknya zat dan sebagai penerima rangsang dari luar.

2. Cilia

Cilia (tunggalnya cilium) dan flagela (tunggalnya flagelum) adalah alat atau mesin pergerakan sel, yang muncul dari suatu sel tertentu. Cilia dalam satu sel jumlahnya biasanya banyak, ukurannya pendek, sedangkan flagela biasanya tunggal atau sedikit jumlahnya dan ukurannya bisa panjang.Baik cilia atau flagela tersusun atas bagian tengah atau pusat mikrotubul dobel dikelilingi oleh 9 mikrotubul dobel. Oleh karena itu susunan cilia atau flagela sering disebut struktur atau pola 9+2 disebut struktur azoneme. Mikrotubul pada cilia dan flagela bertindak sebagai pendukung sekaligus alat pergerakan ketika organel cilia dan flagela bergetar. Pergerakan organel itu disebabkan karena mikrotubul penyusunnya berlekuk.

3. Retikulum endoplasama

Yaitu struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel.
Dikenal dua jenis RE yaitu :
• RE. Granuler (Rough E.R)
• RE. Agranuler (Smooth E.R)
Fungsi R.E. adalah : sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Struktur R.E. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.

4. Mitokondria

Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran. Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan Krista Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP (energi). karena itu mitokondria diberi julukan “The Power House”. Mitokondria (bentuk tunggalnya adalah mitokondrion) adalah organel yang mengubah energi kimia menjadi energi yang lain.

5. Mikrofilamen

Mikrofilamen  Seperti Mikrotubulus, tetapi lebih lembut. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel.k. Peroksisom (Badan Mikro)Ukurannya sama seperti Lisosom. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).

6. Lisosom

LisosomFungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler. Salah satu enzimnya itu bernama Lisozym.

7. Peroksisom

Ukurannya sama seperti Lisosom. Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).

8. Ribosom

Ribosom (Ergastoplasma)Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil, ada yang melekat sepanjang R.E. dan ada pula yang soliter. Ribosom merupakan organel sel terkecil yang tersuspensi di dalam sel.
Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron.

9. Sentriol/sentrosom

Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel(Mitosis maupun Meiosis). Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron.

10.  Mikrotubulus

MikrotubulusBerbentuk benang silindris, kaku, berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai “rangka sel”. Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentakan Sentriol, Flagela dan Silia.

11.  Apparatus golgi

Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom)Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa.Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal.

12.  Nukleus

Inti Sel (Nukleus)Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu :• Selapue Inti (Karioteka)• Nukleoplasma (Kariolimfa)• Kromatin / Kromosom • Nukleolus(anak inti).Berdasarkan ada tidaknya selaput inti kita mengenal 2 penggolongan sel yaitu :• Sel Prokariotik (sel yang tidak memiliki selaput inti), misalnya dijumpaipada bakteri, ganggang biru.• Sel Eukariotik (sel yang memiliki selaput inti).
Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel, karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein.

13.  Vakuola

Vakuola organel mempunyai bentuk, ukuran, dan fungsi berbeda-beda. Fungsi vakuola berhubungan dengan fungsi lisosom. Pada sel tanaman vakuola pusat berfungsi sebagai tempat penyimpanan, berperanan dalam pertumbuhan sel dan berfungsi sebagai lisosom besar. Pada protista vakuola kontraktil berfungsi sebagai pengatur air.

Organela sel pada tumbuhan sebagian besar sama dengan organela pada hewan, hanya saja ada beberapa perbedaan diantaranya dinding sel, kloroplas dan plasmodesmata berbeda dengan sel hewan. Namun ada juga organel seperti lisosom dan sentriol hanya terdapat pada hewan.

Struktur Sel Tumbuhan

Adapun organela tumbuhan yang berbeda dengan hewan akan dijelaskan sebagai berikut:

1.  Dinding Sel

Dinding sel hanya ditemukan pada sel tumbuhan, sehingga sel tumbuhan bersifat kokoh dan kaku atau tidak lentur seperti sel hewan. Dinding sel tumbuhan banyak tersusun atas selulosa, suatu polisakarida yang terdiri atas polimer glukan (polimer glukosa). Dinding sel tumbuhan berfungsi untuk melindungi, mempertahankan bentuknya serta mencegah kehilangan air secara berlebihan. Adanya dinding sel yang kuat, menyebabkan tumbuhan dapat berdiri tegak melawan gravitasi bumi.

Beberapa senyawa penyusun dinding sel, antara lain:

a. Hemiselulosa

Hemiselulosa merupakan polisakarida yang tersusun atas glukosa, xilosa, manosa dan asam glukoronat. Di dalam dinding sel, hemiselulosa berfungsi sebagai perekat antar mikrofibril selulosa.

b. Pektin

Pektin merupakan polisakarida yang tersusun atas galaktosa, arabinosa, dan asam galakturonat.

c. Lignin

Lignin hanya dijumpai pada dinding sel yang dewasa dan berfungsi untuk melindungi sel tumbuhan terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan.

d. Kutin

Kutin merupakan suatu selubung atau lapisan pada permukaan atas daun atau batang dan berfungsi untuk mencegah dehidrasi akibat penguapan dan melindungi kerusakan sel akibat patogen dari luar.

e. Protein dan lemak

Di dalam dinding sel ditemukan dalam jumlah yang sedikit.

2.   Kloroplas

Kloroplas merupakan organel sel bermembran yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan. Organel ini mengandung pigmen fotosintesis yang mampu melangsungkan proses fotosintesis, sehingga tumbuhan digolongkan sebagai produsen karena kemampuannya menghasilkan makanan sendiri.
Kloroplas merupakan plastida yang mengandung klorofil Plastida pada sel tumbuhan ada bermacam-macam dengan fungsi yang berbeda -beda, Pada umumnya diberi nama sesuai dengan fungsinya, kandungan pigmen Iainnya, adalah amiloplas, leukoplas, kromoplas, dan sebagainya. Organel ini hanya ditemukan pada sel tumbuhan atau organism autotrof uniseluler.

Pada organel ini, proses fotosintesis berlangsung sehingga organisme yang memiliki kloroplas digolongkan pada organisme autorof, karena kemampuannya dalam menghasilkan makanan sendiri.
Bentuk, ukuran dan jumlah kloroplas untuk tiap sel organisme autorof berbeda-beda. Ada yang berbentuk pita, mangkuk, cakram, dan bentuk – bentuk lainnya. Lebar rata-rata kloroplas adalah 2 – 4 mikrometer dan panjangnya antara 5-10 mikrometer. jumlah kloroplas juga tergantung dari spesiesnya, misalnya Ricinus comunis dapat mencapai 400.000 kloroplas per mm2 luas daun.

3.  Plasmodesmata

Plasmodesmata merupakan bentuk hubungan atau komunikasi antar sel satu dengan sel tetangganya yang terjalin karena adanya juluran membrane retikulum endoplasma sel yang satu ke sel lainnya melalui suatu celah khusus yang terbentuk di antara kedua sel yang berhimpitan. Plasmodesmata hanya terdapat pada tumbuhan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Published in: on November 4, 2010 at 17:00  Tinggalkan sebuah Komentar  

UJI INSTRUMEN SOAL KOGNITIF

Sebelum instrument digunakan dalam pengambilan data penelitian, maka sebaiknya instrument dilakukan beberapa uji agar instrument yang digunakan memberikan hasil yang lebih akurat. Berikut beberapa uji yang dilakukan pada instrument soal kognitif penelitian.

1. PERHITUNGAN TINGKAT KESUKARAN
Tingkat kesukaran soal merupakan bilangan yang menunjukkan sukar mudahnya suatu soal.

2. PERHITUNGAN DAYA PEMBEDA
Daya pembeda soal adalah kemampuan suatu soal untuk membedakan antar siswa yang pandai (berkemampuan tinggi) dengan siswa yang kurang pintar (berkemampuan rendah). Untuk menghitung daya pembeda soal dilakukan analisis dengan cara :
1. Data diurutkan dari nilai tertinggi sampai nilai terendah
2. Diambil 27 % dari kelompok atas (nilai tinggi) dan 27 % dari
kelompok bawah (nilai rendah)

3. PERHITUNGAN VALIDITAS BUTIR
Suatu tes dikatakan memiliki validitas jika hasilnya sesuai dengan criteria, dalam arti memiliki kesejajaran antara hasil tes tersebut dengan kriteria. Teknik yang digunakan untuk mengetahui kesejajaran tersebut adalah teknik korelasi Product Moment yang dikemukakan oleh pearson.

4. PERHITUNGAN RELIABILITAS TES
Suatu soal dapat dikatakan reliable jika memberikan hasil yang tetap. Untuk menentukan reliabilitas tes dapat menggunakan metode belah dua persamaan product moment. Dari 14 soal yang disajikan diperoleh 6 soal yang memenuhi kriteria soal yang reliabel dan dapat dibagi menjadi dua bagian nomor soal yang ganjil dan genap.

Untuk penjelasan lebih lengkap dapat dilihat pada paper berikut ini:

paper Uji instrumen soal kognitif

Untuk melihat contoh perhitungan dapat dilihat pada excel berikut ini:

analisis butir soal asam basa

Published in: on November 4, 2010 at 16:39  Tinggalkan sebuah Komentar  

PENENTUAN SIFAT ASAM BASA SUATU LARUTAN

Bagaimanakah cara mengetahui apakah suatu zat itu bersifat asam atau basa? Pengenalan suatu asam basa beresiko tinggi bila dilakukan dengan cara mencicipi karena ada senyawa kimia yang bersifat racun. Pengenalan senyawa asam dan basa dapat dilakukan menggunakan kertas lakmus dan indikator asam basa.

a. Kertas lakmus

Ada dua macam kertas lakmus yang biasa digunakan untuk mengenali senyawa asam atau basa, yaitu kertas lakmus merah dan kertas lakmus biru.

Tabel 1. perubahan warna kertas lakmus

Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa larutan asam akan mengubah warna kertas lakmus biru menjadi merah, larutan netral tidak mengubah warna pada kertas lakmus, dan larutan basa dapat mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.

b. Indikator Asam Basa

Indikator asam basa adalah suatu zat yang memberikan warna berbeda pada larutan asam dan larutan basa. Dengan adanya perbedaan warna tersebut, indikator dapat digunakan untuk mengetahui apakah suatu zat bersifat asam atau basa. Perhatikanlah warna indikator pada larutan asam atau basa berikut ini.

Tabel 2. Beberapa zat indikator Asam Basa

Indikator yang dapat digunakan untuk mengenal sifat asam atau basa suatu larutan serta menentukan harga pH dapat digunakan indikator universal. Berikut cara penggunaan indikator universal dalam menentukan pH suatu larutan.

(a) gambar indikator universal, (b) Indikator universal digunakan dengan cara mencelupkan indikator universal sampai batas warna ke dalam larutan yang akan ditentukan pH nya, akan terlihat perubahan warna pada kertas indikator, (c) kemudian cocokkan perubahan warna dengan warna indikator pada kotak. Dan dapat ditentukan pH larutan.

c. pH Meter

pH meter adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk mengukur pH suatu larutan. Elektroda pada pH meter dicelupkan pada larutan yang akan diuji pH nya. pH meter akan menunjukkan pH larutan tersebut secara otomatis.

Published in: on November 4, 2010 at 16:20  Tinggalkan sebuah Komentar  

MEMBUAT QUIZ MULTIPLE CHOICE MENGGUNAKAN POWER POIN 2007 (Quiz Asam Basa)

1. Buatlah halaman pertama yang berisi tulisan quiz dengan menggunakan Text box (gambar 1). Dan masukkan gambar agar lebih menarik (gambar 2) caranya klik insert kemudian klik picture dan pilih gambar yang akan anda gunakan dalam halaman pertama. Beri animasi On mouse Clik. Caranya yaitu buka bar animation → Advance Slide dan pilih on mouse klik.  Lihat contoh halaman pertama pada gambar 3.

2. Buatlah soal pada slide kedua. Dan buatlah 4 option jawaban. Buatlah slide kedua ini dengan animasi Automatically after. Caranya yaitu buka bar animation Advance Slide dan pilih Automatically after.  Buatlah waktu selama 20 detik (gambar 4). Misalnya pada option a merupakan jawaban benar sedangkan pada option b, c, dan d merupakan jawaban yang salah. Maka pada option jawaban a buatlah hyperlink ke slide ketiga dengan cara blok huruf a kemudian klik insert Action → Mouse Click → Hyperlink to → pilih slide 4 (gambar 5). Untuk option b, c dan d dengan cara sama hyperlink ke slide 5. Klik insert Action → Mouse Click → Hyperlink to → pilih slide 5.


3. Setelah itu pada slide ketiga buatlah kata “Waktu Habis” (digunakan ketika siswa tidak menjawab selama waktu yang diberikan). Kemudian pada slide 4 tulis kata “Benar” (digunakan untuk hyperlink jawaban benar). Pada slide 5 buatlah kata “Salah” (digunakan untuk hyperlink jawaban salah). Buatlah hyperlink Slide 3, 4 dan 5 ke slide 6 yaitu ke soal berikutnya dengan cara: buat tulisan ke soal berikutnya dan blok tulisa tersebut kemudian klik insert Action → Mouse Click → Hyperlink to → pilih slide 6 (gambar 6).

Untuk melihat contoh quiz dapat anda klik disini:

quiz asam basa

Buatlah halaman pertama yang berisi tulisan quiz dengan menggunakan Text box (gambar 1). Dan masukkan gambar agar lebih menarik (gambar 2) caranya klik insert kemudian klik picture dan pilih gambar yang akan anda gunakan dalam halaman pertama. Beri animasi On mouse Clik. Caranya yaitu buka bar animation Advance Slide dan pilih on mouse clik.  Lihat contoh halaman pertama pada gambar 3.
Published in: on November 4, 2010 at 15:40  Tinggalkan sebuah Komentar  

PEMBUATAN BAHAN AJAR KIMIA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MICROSOFT FRONTPAGE

Oleh: Asyti Febliza

 

I.  Mengenal Microsoft FrontPage

Microsoft FrontPage (MS FrontPage) adalah sebuah program untuk membuat, mendesain, dan mengedit halaman World Wide Web seperti menambahkan text, images, table, form, dan elemen lain di halaman Web. MS FrontPage menampilkan itu semua seperti apa yang ditampilkan di Web browser. Secara otomatis file akan menjadi sebuah kode HTML (Hyper Text MarkUp Language). Tampilan awal MS FrontPage dapat dilihat pada Gambar 1.

Dapat dilihat beberapa fasilitas yang ada sama seperti yang ada pada MS Word maupun MS Excel seperti Title Bar, Menu Bar, dan lainnya.

II.  Membuat halaman web

Untuk membuat sebuah halaman baru di MS FrontPage, gunakan perintah File > New pada menu atau Ctrl + N, maka akan muncul kotak dialog  seperti pada Gambar 2. Page templates akan berisi modul-modul web yang sudah jadi dan tinggal melakukan edit, sedangkan normal page berupa halaman kosong. Cara untuk membuka, menyimpan, dan menutup MS FrontPage sama juga dengan program MS Office lainnya.

•  Memberi Dynamic HTML Effects pada teks

Sorot atau blok teks yang ingin diberi Dynamic HTML Effects. Kemudian klik menu  Format > Dynamic HTML Effects. Toolbar DHTML Effects seperti Gambar 2 akan tampil.

Toolbar On, pilih dan klik aksi yang diinginkan.

o Toolbar Apply, pilih dan klik aplikasi yang ingin dijalankan ketika aksi dilakukan.

o Toolbar Effect, pilih dan klik efek yang diinginkan. Pada efek Choose setting dapat dipilih border atau font sesuai keinginan.

o  Untuk melihat DHTML Effects, ubahlah tampilan FrontPage Editor normal ke bentuk tampilan preview pada bagian kiri bawah.

•  Memberi latar belakang (Background)

Klik menu  Format > Backgroud sehingga kotak dialog Page Properties muncul seperti pada Gambar 3. Pilih tab  Backgroud  kemudian lakukan pemilihan dan pengaturan seperti:

o  Tombol daftar pilihan background, pilih dan klik warna yang diinginkan.

Text, pilih dan klik warna teks hyperlink yang diinginkan.

Visited hyperlink, pilih dan klik warna teks hyperlink yang sudah dikunjungi.

o Tombol Active Hyperlink,  pilih dan klik warna hyperlink aktif yang diinginkan.

Bagian  Formatting beri tanda atau klik kotak  Background Picture bila ingin mengambil gambar untuk ditempatkan sebagai latar belakang, kemudian klik Browse, pilih file gambar, klik OK. Jika ingin mengambil motif dan warna latar belakang dari halaman web lain, beri tanda atau klik kotak  Get background information from another page, kemudian klik Browse untuk memilih halaman web yang diinginkan.

•  Mengatur tampilan halaman Web dengan memanfaatkan format

Themes

Themes dapat menghidupkan halaman web, karena fasilitas ini mempunyai koleksi elemen-elemen desain seperti  bullets, background patterns, table borders, fonts, dan graphics yang semuanya dapat dimasukkan ke halaman web. Dengan menempatkan Format Themes pada home page dan pada seluruh halaman webnya, situs web akan lebih konsisten dan struktur navigasi akan terlihat lebih professional. Cara untuk memanfaatkan Format Themes yaitu klik menu Format > Themes sehingga kotak dialog Themes muncul seperti pada Gambar 4.

Kemudian lakukan pemilihan dan pengaturan berikut ini:

All pages:  apabila menginginkan format themes ditempatkan pada seluruh halaman web.

Selected page: apabila menginginkan format themes ditempatkan hanya pada halaman web yang di pilih saja.

o  Kotak daftar pilihan themes klik Format Themes sesuai dengan yang diinginkan pada kotak Sample of Theme akan tampil bentuk formatnya. Jika diperlukan, dapat menampilkan atau menghilangkan komponen themes dengan:

o  Klik kotak cek  Vivid colors untuk menampilkan warna yang lebih hidup pada theme.

o  Klik kotak cek Active graphics untuk menampilkan aktif grafik pada theme.

o  Klik kotak cek  Backgroud pictures untuk menampilkan motif latar belakang pada theme.

o  Tombol Modify dilakukan untuk mengubah dan memodifikasi format tampilan theme yang ada.

Untuk selengkapnya klik disini:

PEMBUATAN BAHAN AJAR KIMIA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MICROSOFT FRONTPAGE

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Published in: on November 4, 2010 at 14:59  Tinggalkan sebuah Komentar  

PEMBUATAN BAHAN AJAR KIMIA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN eLearning XHTML editor (eXe)

1. Sekilas mengenai eXe

e-Learning XHTML editor (eXe) merupakan aplikasi berbasis web yang dirancang untuk mengembangkan dan mempublikasikan bahan ajar berbasis web, tanpa perlu penguasaan HTML, XML ataupun aplikasi publikasi web yang complicated.

Keungulan eXe antara lain :

– Mudah digunakan tanpa mengetahui script HTML

– WYSYWYG (What You see is what you get)

– Free (opensource)

– Standart E-learning

– Multiplatform, (Windows / Linux)

– Support file multimedia (ShockWafe Flash, Quicktime, Windows Media, Real Media, MP3 dan FLV)

– Didukung oleh web browser populer yaitu Mozilla Firefox

2. Cara pembuatan bahan ajar dengan eXe

  • Pengenalan eXe

Berikut ini adalah tampilan awal ketika eXe dijalankan :

Pada panel kiri terdapat menu yang dapat dipergunakan sesuai dengan tujuan dalam pembuatan modul. Sedangkan pada panel kanan terdapat area kerja. Apabila tab Properties diklik, maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

Project Title : diisi sesuai dengan proyek atau boleh dikosongkan apabila sudah ada  dalam logo yang dibuat

Header : klik Load Image kemudian pilih file untuk logo (ukuruan 800 x 100)

Author : diisi pembuat modul

Licence : pilih sesuai dengan keinginan

Footer : kalimat dalam kolom ini akan muncul sebagai catatan kaki.

Description : menyesuaikan

Taxonomy : Secara default adalah Topic – Section – Unit

Klik Apply apabila telah selesai mengisi kolom-kolom pada properties.

Panel Kiri terdiri dari dua bagian. Bagian atas adalah outline/kerangka dan bagian bawah adalah iDevices merupakan tool yang digunakan untuk mengisi halaman yang akan ditampilkan. Berupa text, gambar, audio, video, quiz dll.

Style

Untuk mengganti style atau theme, klik Styles → pilih theme

Tool yang digunakan

Outline


Add Page   :menambah halaman

Delete         :menghapus halaman

Rename    :mengganti nama halaman

Panah         :menggeser node

Dalam iDevice disediakan pilihan untuk mengisi objek ke dalam modul/bahan ajar.

Activity : Membuat aktivitas

Case Study : Studi kasus

Close Activity : Melengkapi, jawaban singkat

External Web : Menyisipkan situs web dari luar

Free text : Text bebas / tanpa judul

Image Galery : Mengisi kumpulan gambar

Image Magnifier : Gambar dengan kaca pembesar

Java Applet : Menyisipkan scriptjava

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

untuk lebih lanjut dapat didownload pada pdf berikut ini:PEMBUATAN BAHAN AJAR KIMIA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN eLearning XHTML editor

Published in: on November 4, 2010 at 12:27  Tinggalkan sebuah Komentar